MS IT


Home   >   Products & Services


IT Managed services adalah layanan pemeliharaan dan pengelolaan insfrastruktur IT untuk memastikan layanan IT disetiap perusahaan dapat berjalan sesuai dengan keinginan perusahaan dengan standar yang telah ditetapkan.

PGNCom dengan sumber daya yang handal dan standar kualifikasi yang terukur melakukan layanan monitoring peralatan IT, melakukan backup dan restore data dan pemeliharaan jaringan computer untuk menjamin kelangsungan operasional layanan IT dari kemungkinan downtime yang diakibatkan dari kegagalan perangkat jaringan yang secara tidak langsung akan berdampak terhadap layanan IT perusahaan

FITUR & KEUNGGULAN LAYANAN:

RELIABILITY; FAILURE FREE INTERVAL  & HIGHLY SKILLED ENGINEER

AVAILABILITY; 24/7 TIME AVAILABILITY

SERVICEABILITY; CUSTOMER SATISFACTION & CONVENIENCE

 

Layanan managed services yang kami sediakan :

 

Managed Service for Network

Layanan pengelolaan jaringan pelanggan mulai dari desain, sizing, implementasi, dan pengembangan jaringan infrastruktur baru.

Melakukan monitoring, troubleshooting dan perbaikan perangkat jaringan computer.

 

Managed Service for UPE (User Premises Equipment)

Layanan pengelolaan untuk perangkat end point (pc, notebook, printer dll.) serta patch, anti virus, dan software lainnya sesuai kesepakatan.

 

Co-location

Kami memiliki Data Center  dengan kapasitas 80 rack yang dapat digunakan sebagai tempat co-location server atau perangkat IT pelanggan lainnya

 

Managed Services for Application

Layanan pembuatan aplikasi dan pemeliharaannya dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dan keinginan pelanggan.

 

Managed Services for Security

Layanan untuk mendeteksi ancaman dan melakukan monitoring keamanan, vulnerability assessment, mitigation support, 24 x 7 threats alert, GRC (Goveance, Risk Assessment and Compliance), Digital Forensic dan Penetration Testing.

 

MENGAPA HARUS IT PGNCOM?

  • Terjaminnya kelangsungan layanan IT dan menurunkan resiko kegagalan operasional
  • Memastikan perangkat IT beroperasi sesuai standar operasi
  • Saat pengembangan layanan dapat mencegah terjadinya kegagalan operasional dan penyiapan skenario2 lain jika layanan baru gagal diimplementasikan
  • Meminimalisasi gangguan TI yang menyita waktu, tenaga dan biaya
  • Pelanggan dapat lebih focus ke bisnis utama tanpa harus mengelola IT